Menu

KPA Kota Denpasar Laksanakan Monitoring dan Evaluasi KSPAN di 30 Sekolah Tingkat SMP dan SMA/SMK tahun 2025

  • Senin, 20 Oktober 2025
  • 187x Dilihat

Denpasar, 27 September 2025 — Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di 30 sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK, baik negeri maupun swasta di Kota Denpasar. Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu, mulai tanggal 15 hingga 26 September 2025, ini bertujuan untuk melihat sejauh mana keberlanjutan program KSPAN serta efektivitas kegiatan pencegahan HIV dan narkoba di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan Monev ini melibatkan tiga tim yang terdiri dari unsur KPA Kota Denpasar dan Forum Guru Pembina KSPAN, dengan pembagian wilayah kunjungan yang telah disesuaikan. Masing-masing tim melakukan peninjauan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan pelaksanaan kegiatan KSPAN berjalan sesuai dengan pedoman dan tujuan pembentukan kelompok tersebut. Pendekatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat pendidikan dalam upaya pencegahan HIV dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

Sekolah yang menjadi sasaran Monev merupakan sekolah yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan orientasi KSPAN, serta beberapa sekolah baru yang diharapkan dapat membentuk kelompok serupa. Dengan menyasar sekolah baru, KPA Kota Denpasar ingin mendorong peran aktif para pemegang kebijakan di tingkat sekolah agar menginisiasi pembentukan KSPAN baru sebagai wadah pembinaan siswa dalam bidang kesehatan reproduksi, pencegahan HIV, serta penanggulangan bahaya narkoba.

Adapun komponen yang dimonitoring meliputi administrasi KSPAN, keaktifan siswa dalam kegiatan pencegahan HIV dan narkoba, peran serta guru pembina, serta pemanfaatan media sosial dalam promosi kesehatan di lingkungan sekolah. Melalui indikator tersebut, tim Monev dapat menilai sejauh mana efektivitas dan keberlanjutan kegiatan KSPAN serta memberikan rekomendasi penguatan bagi sekolah yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim menemukan berbagai praktik baik yang dilakukan sekolah, antara lain integrasi edukasi HIV dan narkoba ke dalam kegiatan ekstrakurikuler, pemanfaatan media sosial sekolah untuk kampanye kesehatan, serta pelibatan aktif siswa dalam kegiatan peer educator. Beberapa sekolah juga menunjukkan komitmen tinggi dalam pembinaan dan pendampingan berkelanjutan terhadap anggota KSPAN.

KPA Kota Denpasar berharap hasil Monev ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi penguatan KSPAN di masa mendatang. Dengan keterlibatan aktif guru dan siswa, diharapkan sekolah dapat menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari HIV serta penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan generasi muda yang cerdas, sehat, dan berdaya terhadap isu-isu kesehatan remaja.